Minggu, 05 Juli 2020, WIB
Breaking News

Kamis, 06 Sep 2018, 09:27:35 WIB, 131 View Sri Wulaningsih, Kategori : Seputar Cianjur

Cianjur Bakal Gelar 248 Pilkades, Rekor Terbanyak


Kabupaten Cianjur akan mencatat rekor baru pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak, dengan jumlah wilayah yang akan melaksanakannya mencapai 248 desa.

"Bisa dibilang rekor terbanyak pelaksanaan Pilkades pada 2020 nanti. Sebelumnya memang pernah dilaksanakan pilkades dengan jumlah cukup banyak juga. Waktu itu mencapai sekitar 180 desa. Pada 2020 mencapai 248 desa," kata Kepala Bidang Tata Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Cianjur, Asep Suhendra, Jumat (31/8).

Asep mengatakan lebih detilnya pada Agustus 2019 sebanyak 76 kepala desa, Oktober sebanyak 35 kepala desa, November sebanyak 3 kepala desa, Desember sebanyak 90 kepala desa, dan Januari 2020 sebanyak 44 kepala desa.

"Karena pelaksanaannya serentak, dipastikan akan banyak juga penjabat yang akan ditunjuk untuk menggantikan sementara jabatan kepala desa itu," katanya.

Menurutnya, banyaknya desa yang akan melaksanakan pilkades serentak nanti, maka dipastikan anggarannya pun membengkak.

Hingga saat ini berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 5/2015 tentang Pilkades, per hak pilih dialokasikan sebesar Rp 5 ribu.

"Hitungannya, jika hak pilih di bawah 2 ribu orang, akan dialokasikan subsidi sebesar Rp10 juta. Kalau hak pilihnya di atas 2 ribu orang, maka maksimal dianggarkan Rp50 juta," katanya.

Berdasarkan regulasi, pelaksanaan pilkades serentak sudah tak ada lagi sumbangan dari calon. Terkecuali bentuknya partisipasi, tapi itu juga harus melalui peraturan desa.

"Sudah tak ada lagi (sumbangan) dari kepala desa. Tak diatur dalam undang-undang. Kalaupun ada itu harus tercatat dan diperdeskan dulu. Tapi rata-rata sudah tak ada," ujarnya.

Dihapuskannya sumbangan serta biaya pendaftaran bakal calon kepala desa, lanjut Asep, membuat animo masyarakat mencalonkan relatif tinggi. Bahkan tak sedikit panitia pilkades harus melakukan seleksi tambahan lantaran pendaftar bakal calon kepala desa melebihi kuota yang ditentukan.

"Maksimal calon kepala desa itu lima orang. Memang sejak tidak adanya biaya pendaftaran, peminat mencalonkan masyarakat jadi kepala desa relatif tinggi," katanya.

Banyaknya desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak pada 2020 nanti membuat Pemkab Cianjur akan memaksimalkan peran petugas pengawas pilkades.

Pada Pilkades serentak 2018 sebetulnya petugas pengawas sudah ada. Hanya saja kurang bergaung.

"Petugas pengawas itu melibatkan juga aparatur pemerintahan kecamatan mulai dari polsek, koramil, dan Satpol PP kecamatan. Insya Allah pada Pilkades serentak 2020 nanti sudah direncanakan memaksimalkan petugas pengawas," katanya.(fam)

 



Hikmah Ramadhan;Puasa Adalah Mengendalikan Hawa Nafsu; Lahir dan Batin
Minggu, 03 Mei 2020, 13:44:02 WIB, Dibaca : 123 Kali
Cara Tetap Bersilaturahmi Saat Ramadan di Tengah Pandemi Corona Covid-19
Minggu, 03 Mei 2020, 13:37:14 WIB, Dibaca : 84 Kali
3 Nasihat Bisnis dari CEO Google
Sabtu, 02 Mei 2020, 09:20:35 WIB, Dibaca : 66 Kali

Tuliskan Komentar


JDL Q-15 Trolley Spe

Selengkapnya

Mesin Cuci Polytron

Selengkapnya

Cosmos CRJ6123 Rice

Selengkapnya

POLYTRON PMA-9502 Mu

Selengkapnya

Miyako RM-101M Regul

Selengkapnya

Coocaa 40TB5000 [40

Selengkapnya