Jumat, 10 Juli 2020, WIB
Breaking News

Selasa, 26 Mar 2019, 08:45:46 WIB, 113 View Rahmat ujang, Kategori : Teknologi

Apakah Anda pengguna laptop Asus? Jika iya, waspadalah karena setidaknya ada 500.000 laptop Asus yang tersebar di seluruh dunia telah disusupi malware oleh peretas.

Para peretas melakukan aksi jahatnya dengan cara mengirim program backdoor ke laptop pengguna, melalui software update yang dikirim oleh Asus.

Menurut peneliti dari Kaspersky Lab, peretas dapat mengirim malware ini setelah membajak sistem update software perusahaan.

Para peretas membajak sistem tersebut sehingga saat Asus menggelontorkan pembaruan perangkat lunak untuk laptopnya, malware ini ikut terdistribusi tanpa diketahui perusahaan.

Menurut Kaspersky, serangan ini terjadi antara Juni dan November tahun 2018 lalu. Malware yang masuk ke dalam perangkat dapat menciptakan "backdoor" alias "pintu belakang" yang memungkinkan peretas mendapat akses penuh ke laptop yang telah terinfeksi.

Para peneliti memperkirakan setidaknya ada setengah juta laptop Asus dengan sistem operasi Windows yang telah terinfeksi malware tersebut, meski baru sekitar 600-an laptop yang menjadi target peretasan.

2 Situs Indonesia Masuk Daftar? Malware ini mencari sistem yang ditargetkan melalui MAC Address perangkat. Setelah masuk ke dalam sistem, malware ini kemudian menjangkau server yang dioperasikan oleh peretas dan kemudian menginstal malware tambahan di mesin tersebut.

"Serangan ini menunjukkan bahwa model kepercayaan yang kami gunakan berdasarkan nama vendor yang terkenal serta validasi tanda tangan digital tidak dapat menjamin bahwa Anda aman dari malware," kata Vitaly Kamluk, Direktur Asia-Pasifik dari Tim Riset dan Analisis Global Kaspersky Lab yang memimpin penelitian.

Ia mengatakan bahwa insiden peretasan ini telah diinformasikan kepada Asus pada Januari 2019 lalu. Mulanya, Asus menyangkal bahwa server perangkat lunak miliknya telah dibobol oleh peretas.

Dikutip KompasTekno dari Motherboard, Selasa (26/3/2019), kendati Asus menyangkal, berdasarkan sampel malware yang dikumpulkan, jalur distribusi malware ini mengarah langsung ke server Asus. Malware yang masuk ke dalam sistem Asus ini juga dinilai sangat unik.

Bahkan, Costin Raiu, Direktur Kaspersky Global Research & Analysis Team mengatakan bahwa peretas berhasil menyusup masuk ke dalam sistem dengan cara yang hampir tidak terdeteksi.

"Serangan ini berada satu level di atas serangan sebelumnya, dengan kompleks dan diam-diam," ungkap Costin.

"Penyaringan target ditujukan berdasarkan MAC Address, ini jadi salah satu alasan bahwa malware ini terdeteksi begitu lama. Bahkan jika Anda bukan target yang dituju, malware ini hampir tidak bersuara," pungkas Costin.

 

 

Sumber : https://tekno.kompas.com/read/2019/03/26/07470057/500000-laptop-asus-dibajak-peretas-lewat-update-software

 



Hikmah Ramadhan;Puasa Adalah Mengendalikan Hawa Nafsu; Lahir dan Batin
Minggu, 03 Mei 2020, 13:44:02 WIB, Dibaca : 136 Kali
Cara Tetap Bersilaturahmi Saat Ramadan di Tengah Pandemi Corona Covid-19
Minggu, 03 Mei 2020, 13:37:14 WIB, Dibaca : 89 Kali
3 Nasihat Bisnis dari CEO Google
Sabtu, 02 Mei 2020, 09:20:35 WIB, Dibaca : 71 Kali

Tuliskan Komentar


Maspion Mastro Grill

Selengkapnya

POLYTRON PMA-9502 Mu

Selengkapnya

Maspro WB 58 TG Peng

Selengkapnya

Yoshikawa Nampan Saj

Selengkapnya

KULKAS 1 PINTU Polyt

Selengkapnya

Surya Senter SSP 151

Selengkapnya